Sabtu, 11 Maret 2023

Kepo Tentang Semiotika

 

Semiotika yang biasanya didefinisikan sebagai pengkajian tanda-tanda, pada dasarnya merupakan suatu studi atas kode-kode yakini system apapun yang memungkinkan kita memandang entitas-entitas tertentu sebagai tanda-tanda atau sebagai sesuatu yang bermakna.

Secara etimologis, istilah semiotika berasal dari kata yunani Semeion yang berarti tanda. Tanda itu sendiri didefinisikan sebagai suatu –yang atas dasar konvensi sosial yang terbangun sebelumnya—dapat dianggap mewakili sesuatu yang lain. Tanda pada awalnya dimaknai sebagai suatu hal yang menunjuk pada adanya hal lain. Contohnya asap menandai adanya api, sirene mobil yang keras meraung-raung menandai adanya kebakaran di sudut kota.

Pada gambar diatas terdapat 3 konsep besar yaitu sign, object, dan concept. Untuk dapat memahami hal diatas saya akan memberikan 1 contoh.

 

 

Pada gambar diatas sudah ada 1 buah objek, setelah melihat objek tersebut semua orang pasti tahu bahwa ini adalah sebuah pensil, nah kata “pensil” ini merupakan sebuah tanda atau “sign” yang merujuk ke sebuah benda yang berbentuk seperti gambar diatas yang disini posisi nya sebagai “object”. Hubungan antara sign dengan object disebut dengan convention atau konvensi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, konvensi adalah permufakatan atau kesepakatan terutama mengenai adat, tradisi dan sebagainya. Konvensi juga bisa diartikan sebagai aturan dasar yang bisa timbul serta terpelihara jika dilakukan secara terus menerus dan berulang-ulang. Jadi dapat kita simpulkan tanda atau sign tadi bisa ada karena ada nya pemahaman yang sama dan telah disepakati semua orang bahwa benda tadi disebut dengan pensil.

Berikutnya adalah hubungan antara “sign” dengan “concept”. Setelah menemukan tanda atau “sign” pada sebuah “object”, di dalam pikiran kita pasti muncul gambaran mengenai “objek” tersebut, nah gambaran ini lah yang disebut dengan “concept”. Konsep merupakan abstraksi suatu ide, gagasan, imajinasi atau gambaran mental, yang dinyatakan dalam suatu kata atau simbol. Konsep dinyatakan juga sebagai unit pecahan dari pengetahuan yang dibangun dari banyak contoh klasifikasi karakter. 

Misal pada contoh sebelumnya kita membahas tentang pensil, di dalam pikiran kita pasti muncul gambaran apa itu pensil. Pensil adalah alat tulis, pensil digunakan untuk menulis, pensil dapat digunakan untuk menggambar, pada umum nya kita akan terpikirkan hal-hal tersebut. Semua informasi tadi itu disebut dengan “perception” atau persepsi. Menurut Wikipedia persepsi adalah adalah tindakan menyusun, mengenali, dan menafsirkan informasi sensoris guna memberikan gambaran dan pemahaman tentang lingkungan.

Yang terakhir adalah hubungan “concept” dengan “object”. Pada pengertian “concept” tadi di dalam pikiran kita dapat tergambarkan informasi mengenai object tersebut, informasi ini di dapat bila kita sudah mengetahui, pernah melihat, pernah mendengar, atau pernah melihat “object” tersebut dan ini lah yang disebut dengan “experience” atau pengalaman. Pengalaman ialah hasil persentuhan alam dengan panca indra manusia. Berasal dari kata peng-alam-an. Pengalaman memungkinkan seseorang menjadi tahu dan hasil tahu ini kemudian disebut pengetahuan.

Singkatnya:

1.   1. Object

 

2.   2. Sign

Pensil

3.   3. Concept

  • Pensil adalah alat tulis
  • Pensil digunakan untuk menulis
  •  Pensil dapat digunakan untuk menggambar  

 

 

Daftar Pustaka

Wibowo, Indiwan Seto Wahyu. (2013). Semiotika Komunikasi - aplikasi praktis bagi penelitian dan skripsi komunikasi Edisi 2. Jakarta : Mitra Wacana Media.

Wikipedia.

KBBI.

 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGINDENTIFIKASI, MITOS, METAFORA, DAN METONIMI DALAM JURNAL ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE PADA DIALOG DALAM SERIAL ANIME "NARUTO"

Mitos      Pada jurnal ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE PADA DIALOG DALAM SERIAL ANIME "NARUTO" terdapat berbagai karakter...